Home » » Pantun Melayu Delapan Kerat

Pantun Melayu Delapan Kerat

Sarang merbah di celah dahan,
Tempat punai bermain di situ,
Bekejar-kejaran anak rusa,
Tampak dari tanah seberang;
Bersyukur aku kepada Tuhan,
Kalau nasib memang begitu,
Akan merana sepanjang masa,
Harap pada kasihan orang.

Bagus rupanya bunga melur,
Putih rupanya bunga pinang,
Berukir bertangkai perak,
Permainan raja perempuan;
Cawan, cerek sudah teratur,
Pinggan, mangkuk sudah terhidang,
Penganan mulia sudah terletak,
Samalah duduk kita makan.

Korek perigi di parit seberang,
Tepi parit tumbuh mengkudu,
Berselang dengan pohon puding,
Hidup subur kanan dan kiri;
Tuan pergi dagang seorang,
Tuan saudara tempat mengadu,
Tiada saudara tempat berunding,
Pandai-pandailah membawa diri.

Sumber: Permatang Budi,1991.
Fajar Bakti Sdn. Bhd.


Ditulis Oleh : kabar kalianda ~ Blogger Kalianda

Sobat sedang membaca artikel tentang Pantun Melayu Delapan Kerat. Sobat diperbolehkan mengcopy paste atau menyebar-luaskan artikel ini, dan jangan lupa untuk follow dan meninggalkan komentar sobat.

:: Cara Membuat Permalink disini ::

Share this article :

0 comments:

Post a Comment

Terima kasih atas kunjungannya, jangan lupa tinggalkan komentar dan Follownya untuk perkembangan blog ini. No Approval No Captcha. Langsung Muncul. Happy Blogging ^_^

Masukan URLPanjang Sobat:
 
Author : Kabar Kalianda | Sitemap | Feeds
Copyright © 2013. Blogger Indonesia - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger